it's real me

it's real me
RAHMAWATI. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

TUGAS TULISAN


TUGAS TULISAN
( SEBUAH CERPEN KARYA : RAHMAWATI )
CINTAKU MENTOK DI ANGKOT


                Hari ini adalah hari pertamaku menjajaki kaki pada Sekolah Menengah Atas. Rasa  deg – degan yang kurasakan ikut melangkah bersama kaki ini, sepanjang jalan aku hanya memikirkan bagaimana nanti, apakah teman – temanku baik dan seasik teman – teman saat ku masih SMP, bagaimana cara mengajar di SMA, apakah aku akan mendapatkan guru – guru yang galak,dan hahahaaa tentunya aku juga berfikir apakah makanan dikantin SMA ku nanti akan seenak kantin di SMP ku, konyol memang memikirkan makanan disaat seperti ini, tapi menurutku itu cukup penting karena tanpa perut yang kenyang aku tidak dapat belajar dan berkonsentrasi secara maksimal. Memikirkan hal ini perutku tiba – tiba menjadi lapar kembali, padahal aku sudah sarapan dengan susu dan roti yang sudah sejak pagi mama siapkan, makasih mama. Aarrgghh…tapi semuanya jadi campur aduk di fikiranku saat ini.
                Jarak antara rumahku dengan SMA ku yang baru ini tidak terlalu jauh, hanya cukup naik angkot satu kali, tapi tetap saja menurutku itu jauh,hahahaa.. oh iyaa aku hampir lupa, namaku adalah Viola, aku adalah tipe orang yang periang, sedikit pelupa, sedikit ceroboh, banyak isengnya, tidak cengeng atau bisa dibilang cukup tangguh ( bukan jantan kok..ckck ), tapi agak pinter loh hahahha..sekolah baruku yang sekarang bernama SMA.Pesona Bangsa, dan aku dulu bersekolah di SMP.Bakti Bangsa, entah kenapa semua sekolahku berakhiran bangsa seperti itu, mungkin karena aku mencintai bangsaku hahhaha gak nyambung yah. Kita lanjutkan lagi kecerita awalku, aku sekarang sedang menunggu angkutan umum yang akan membawaku ke sekolah baruku tentunya. Dari kejauhan aku melihat mobil berwarna merah dengan tujuan Ps.rebo – Depok , dengan mata menyipit karena tulisannya tidak terlalu jelas darisini. Yaap benar saja itu angkot yang aku tunggu – tunggu sejak 10 menit yang lalu,akhirnya.. aku ancungkan jariku dan angkotpun berhenti, aku segera menaiki angkot tersebut dan menduduki tempat yang nyaman buatku.
                Sepanjang jalan aku hanya melihati jalanan saja, haaah sepertinya bosan begitu pikirku, lalu dengan isengnya aku mulai berfikir untuk melihat – lihat apa saja isi angkot ini, hmmm maksutku seperti apa saja orang – orang yang menumpangi angkot ini, inilah salah satu kebiasaanku saat menunggu sampai angkot ini mencapai tujuanku. Belum mulai saja aku sudah senyum – senyum sendiri, pertama dari kaca depan mobil angkot aku melihat ada wanita kerja yang lumayan cantik duduk dipojok sedang menelpon, itu menjadi perhatianku pertama karena dia berbicara dengan berisik sekali, aku rasa seisi mobil angkot ini bisa mendengar celotehannya, dengan logat bataknya dia terus saja berbicara, hahahha cantik – cantik nyablak juga itu orang, pikirku. Lalu pandanganku bergeser pada seorang yang duduk di depanku, dia sedang membaca sebuah buku, aku mencoba melirik buku itu, apa yang sedang dia baca, karena terlihat dia sangat asik membacanya sedari tadi. Aku masih berusaha melihatnya, dan ternyata itu buku novel berjudul “Cara Menghapus Luka Cinta” hahhaha wooww sudah terbayang di otakku bagaimana isi dari buku itu, mungkin laki – laki ini sedang patah hatinya sehingga sangat menekuni bacaannya tersebut. Menurutku agak konyol seorang lelaki membaca buku itu, seharusnya laki – laki itu harus tangguh bukan bagaimanapun keadaanya, yaaa itu sih menurutku.
                Tak lama kemudian aku mengalihkan pandanganku pada seorang pria berbaju putih abu – abu sepertiku ( tentunya dia memakai celana abu – abu, bukan rok abu – abu sepertiku ), aku masih berusaha untuk melihat seperti apa wajahnya, aaah tidak terlihat lagi, akupun segera menyadari bahwa wajahnya terlihat dari kaca spion angkot ini, daaaaaan… ya Allah dia tampan, mengapa seketika aku merasakan rasa deg – degan yang semakin menjadi – jadi. Tanpa sadar aku terpana dan terus memerhatikannya, lalu aaaah.. pria itu menatap balik kepadaku, dia juga melihatku melalui spion itu, seketika aku rasakan badanku panas, pasti mukaku terlihat merah tadi, aku jadi malu. Segera aku mengalihkan pandanganku pada jalanan diluar sana, tapi kenapa rasa deg – degan ini tak kunjung hilang, ya Allah ada apa dengan diriku. Apa ini salah satu akibat karena aku sering memperhatikan orang – orang diangkot seperti ini, aaah ada – ada saja pemikiran aku ini, lebih baik sekarang aku pandangi saja jalanan di luar sana, sungguh aku masih malu ketahuan menatapi pria di angkot yang duduk di depan tadi.
                Aku sadari ternyata aku sudah sampai tujuan, aku ketukkan atap atas mobil seraya bilang “kiri bang”, angkotpun berhenti. Saat akan membayar angkotpun aku berusaha sebisa mungkin memalingkan wajahku yang mungkin masih merah terhadap pria di depan tadi, hahaha bodohnya aku. Sambil jalan sedikit menuju sekolah, aku masih saja membayangkan wajah pria tersebut, bahkan aku juga sambil memikirkan, sekolah dimanakah dia, kelas berapa, rumahnya dimana, enak kali yah bisa berkenalan dengan dia, hahaha pemikiranku semakin menjadi – jadi. Akhirnya akupun sampai ke gerbang sekolah baruku, seraya melewati gerbang itu, langkah pertamaku di sekolah ini aku barengi dengan ucapan “Bismillah”, semoga hari pertama disekolah akan menyenangkan, dan tidak seburuk apa yang aku bayangkan.
                Aku berjalan menyusuri lorong – lorong sekolah ini, aku mendapatkan kelas di 10-3 dari 7 kelas yang ada untuk murid – murid kelas 10. Sambil berjalan kuarahkan mataku pada papan – papan depan kelas untuk mencari dimana kelasku, sudah kususuri lantai satu gedung ini, tapi tidak ada kelas 10-3, dimana yah pikirku sejenak. Kulihat ada tukang sapu di pojok dekat WC guru, aku berfikir bertanya saja pada dia agar tidak membuang – buang waktu, akupun menghampirinya lalu bertanya “ maaf pak mau Tanya, kelas 10-3 itu dimana yah?” , dan tukang sapu yang setengah tua itu menoleh kearahku seraya menjawab “ itu neng geulis dilantai 2, kamu ambil ke kanan lurus saja “, sambil menjawab akupun tersenyum karena di bilang geulis sama bapak itu “ oooh iya, makasih yah pak “, bapak itupun menjawab lagi “ sama – sama neng geulis “ ,hahaha lagi – lagi aku merasa GE-ER dibilang gitu. Akupun langsung menaiki anak – anak tangga itu dan segera mencari dimana kelas baruku.
                Sesampainya dikelas, dan wooww sudah hampir terisi semua bangku di kelas ini, ramai sekali kelas ini, padahal masih jam 06.20 kok sudah seramai ini yah,pikirku. Oooh iya mungkin karena masih awal – awal masuk, pastikan yang lain juga mau mendapatkan tempat duduk seperti apa yang mereka mau. Sambil melangkahkan kaki ke kelas itupun aku sambil mencari – cari dimana ada tempat duduk yang kosong, dan akhirnya aku mendapatkan dibarisan ke-2, yaah tak apalah yang penting tidak terlalu di depan,hahahaha.. akupun menghampiri tempat duduk itu, kulihat disampingnya telah ada penghuni seorang cewek yang kurus dengan rambut panjang dan berkacamata, lalu kusapa dia “ boleh aku duduk disini? “, dengan senyum dibibirnya diapun menjawab “ silahkan saja, kebetulan masih kosong, namamu siapa? “, akupun menjawab “ ooh iya makasih ya, namaku Viola panggil saja Vio,kamu?” seraya menyodorkan sebelah tangan untuk bersalaman, diapun menjawab “ namaku Dian” diapun berkata sambil tersenyum lagi. Akupun segera duduk, lalu berkata kepada Dian “ semoga kita jadi teman sebangku yang akrab yah ”,Dian pun menggangguk sambil tersenyum seraya mengiyakan perkataanku. Itulah teman pertamaku di sekolah ini, cukup baiklah.
                Lagi – lagi mataku yang iseng ini melihat keadaan kelas, hahaha ada – ada saja isi kelasan ini, mulai dari yang culun, ada yang sok – sok tebar pesona, kutu bukupun juga ada dikelas ini, rata – rata murid lelaki dikelasanku ternyata berisik dan lucu – lucu, akupun memperhatikan mereka seraya tertawa – tawa bersama Dian, ternyata kelas ini cukup mengasyikkan. Teeeeettt!! Teeettttt!! Bel masuk pun berbunyi, semua murid – murid pun duduk di tempatnya masing – masing, tak lama kemudian datanglah seorang guru perempuan yang mengenakan hijab, ternyata dia mengajar matematika dan dia adalah wali kelas kami. Selang beberapa waktu, guru ini menurutku enak sekali cara mengajarnya, aku saja bisa cepat tangkap apada apa yang diajarkannya.
Teeeeett!! Teeeett!! Bel istirahatpun berbunyi, aku dan Dian pun menuruni anak tangga, kami ingin segera ke kanti karena pelajaran matematika tadi cukup menguras otak kami sehingga kami merasa sangat kelaparan. Sesampainya di kantin, dan tebak apa yang aku lihat, aku melihat pria yang sama persis wajahnya dengan pria yang membuatku deg – degan tadi pagi diangkot. Akupun menegaskan pandanganku ke arahnya, dan benar saja tidak salah lagi, dia memang pria yang ada di angkot itu, ya Allah aku senang sekali, sepertinya mukaku memerah lagi,hahahhaha.. Dian pun menyadarkan aku yang sedari tadi terpaku memandangi pria itu, Dian berkata “ hey vio, kok kamu bengong, liatin apasih,ayoo kita pesan makan aku laper nih “, akupun tersadar dan langsung menjawab “ aah egk kok, aku gak bengong, yuuk aku juga udah lapar banget nih”, kami pun menuju salah satu penjual dan memesan makanan yang cukup untuk mengenyangkan perut kami, tentunya dengan memilih harga yang terjangkau juga untuk ukuran kantong pelajar,hahaha..
                Sambil melahap makanan yang sudah kami pesan, akupun mulai mencari – cari lagi dimana keberadaan pria itu, sungguh apakah ini cinta?? Haaah baru pertama aku merasakan se deg – degan ini saat melihat seseorang ( tentunya lawan jenis yah ) hahahha, tapi aku tidak berhasil menemukan pria itu lagi,yaah sudahlah yang penting aku tau dia satu sekolah dnganku,besok akan aku coba cari lagi,niatku. Beberapa saat kemudian, setelah aku menyelesaikan makananku dan berbincang banyak dengan Dian, bel masuk pun berbunyi dan kami buru – buru memasuki kelas.
                Sekarang waktunya pulang, akupun seperti tadi, pulang menaiki angkot lagi dan menunggu beberapa saat, karena angkot selalu penuh di saat jam pulang sekolah,haaaahh.. Saat aku menunggu angkot, tiba – tiba aku merasa ada seseorang yang juga menunggu angkot di samping ku, akupun melihat ke arahnya, ya Allah ternyata pria itu lagi, ketemu terus yaah, apa ini yang namanya jodoh,hahaha pikiran konyolku mulai bekerja lagi,ckck.. Pria itupun tersenyum kepadaku seraya mengulurkan tangannya untuk berkenalan “ hai, aku Andra, namamu siapa? Kayanya kamu anak baru yah di SMA Pesona Bangsa?“, akupun menjawab dan mengulurkan tangan dengan grogi, mukaku mungkin lagi – lgi menjadi merah dibuatnya “ namaku Viola, iyaa aku anak baru,kamu sendiri?”, andrapun menjawab “ waah nama yang bagus,ooh pantas saja aku baru melihatmu hari ini, aku kelas 11-2 IPS, jadi ade kelas yang baik yah “ diapun sambil tersenyum dan akupun hanya bisa membalas dengan senyuman, karena akupun tidak sanggup lagi mengeluarkan kata – kata, begitu gugupnya aku saat itu, ya Allah terima kasih,doaku dalam hati.
                Tak lama kemudian angkot kosongpun datang, aku dan Andra memasuki dan duduk bersama, dia berada tepat disampingku, perasaanku pun semakin menjadi – jadi dibuatnya. Dan Andra pun memulai pembicaraan lagi denganku “ Viola, kamu yang tadi pagi seangkot denganku bukan sih?”, DAAAARRR!! Seketika aku mengingat kejadian tadi pagi yang membuatku malu, ternyata dia juga memperhatikanku, sambil malu – malu akupun menjawab “ hmm masa iyaa, mungkin kali kak, kakak memang melihat aku?“ dalam hati aku tertawa karena tidak mungkin aku mengakui yang sebenarnya, bisa – bisa aku mimisan ditempat,hahhahaa.. Andrapun menjawab “ iyaa,tadi aku melihatmu duduk dibelakang supir angkot, mungkin kamu gak ngeliat aku tapi aku memperhatikanmu”. Seketika aku rasakan angkot itu begitu berbunga – bunga, dipenuhi oleh love – love yang berterbangan, hanya ada aku dan kak Andra, itu semua karena aku mengetahui ternyata dia memperhatikanku juga. Akupun menjawab “ iyaaa kak, mungkin aku gak sadar,maaf yah “, diapun menjawab “ iya gapapa kok, kamu turun dimana nanti?”, akupun menjawab “ aku turun di jl.keong kak, kakak turun dimana?”, dia menjawab “ aku turun di jl.siput, waah rumah kita tidak terlalu jauh,kapan – kapan aku main yah”, aku pun menjawabnya dengan senyum manis dan anggukan. Itulah perjalanan angkot terindah menurutku, hahahha..
                Selang beberapa waktu, akupun menjalin kedekatan dengan kak Andra, 2 bulan sudah kami sering bersama – sama, sehingga tak dapat lagi kusangkal bahwa cintaku mentok diangkot, yaitu pertemuan aku dengan kak Andra disana. Kami sering berangkat dan pulang bersama, kami juga menonton bersama, belajar bersama, jalan – jalan bersama, semakin lama aku semakin merasakan ada kecocokan, kak Andra I LOVE YOOOUUU!! Teriak ku dalam hati.
                Saat pulang sekolah, seperti biasa akupun pulang dengan kak Andra, tapi hari ini ada yang berbeda, dia terlihat tidak seperiang sebelumnya, wajahnya terlihat lemas dan diapun hanya diam. Akupun memulai pembicaraan “ kak kok kamu diam aja,kenapa?”, diapun menjawab masih dengan wajah yang lemas “ aku gapapa kok, tapi……”, akupun semakin penasaran “ tapi kenapa kak? Cerita aja sama aku” , dan tak kusangka kak Andra pun berkata “ aku udah gak sanggup lagi menahan perasaan ini, semakin lama kita semakin dekat, aku merasa nyaman bersamamu vio, kamu jangan marah yah, sejak pertama aku melihatmu, aku menyukaimu dan perasaan ini lama – lama menjelma menjadi cinta”, akupun sentak terdiam, apa yang selama ini aku ingin – inginkan akhirnya tercapai, aku akan mendapatkan kak Andra, hal terindah yang sudah sejak lama aku dambakan. Melihat ku hanya diam kak Andra pun berbicara lagi “ Vio kok kamu diam, apa aku salah, aku tidak bermaksud seperti ini,aku hanya ingin jujur dengan apa yang aku rasakan, aku minta maaf kalau apa yang aku sampaikan terdengar tidak enak untukmu,maaf yah Vio”, dengan senyum yang mengembang dan perasaan yang bersemi – semi akupun menjawab “ kak andra, aku juga sayang sama kakak”, kak Andrapun terlihat sangat senang mendengar jawabanku, saat itupun dia langsung menembak ku di angkot tersebut,dia berkata “ Vio, kamu maukan menjadi pacarku, menjalani ini bersama – sama denganku?“, tentu kalian tau apa jawabku “ iya kakak,Vio mau”, ya Allah Alhamdulillah, makasih sudah mempersatukan kami, doaku dalam hati. Kak andrapun terlihta sangat kegirangan sambil berbicara “ makasih Vio ,I LOVE YOU”. Dan hari rabu tanggal 21 September 2012 itupun menjadi hari jadi kita berdua.
                Begitulah akhirnya aku mendapatkan pria yang kuanggap sebagai keindahan dalam hidupku ini. Ssstt… ini rahasia yah, sebagai annivessary yang ke 1 bulan akupun menuliskan puisi untuk kak Andra, puisi – puisiku selalu kuberi judul disaat aku membuat puisi tersebut, entah kenapa aku lebih suka begitu. Inilah salah satu puisi yang menggambarkan perasaanku selama ini terhadapnya…

 21 SEPTEMBER 2012
Aku rasa dihari itu,akulah pemilik keindahan
Yang tidak mungkin orang lain punya..
Aku punya KAMU di pagi hariku
Aku punya KAMU di malam hariku
Dan aku punya KAMU disetiap hariku..
Berharap aku bisa miliki KAMU sampai aku menghirup udara terakhirku..

AKU SAYANG KAMU..


JFY..MY BABY

~ SELESAI ~




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Resep Rainbow Cake Enak


RESEP RAINBOW CAKE



Woow..sekarang lagi ngeTREND loh kue yang satu ini, karena warna pelanginya yg enak dilihat dan menggugah selera, siapapun pasti sukaaa, apalagi anak-anak :D
eeitttss..tapi jangan khawatir dengan harga rainbowcake yang beredar diluaran yang mahal, kita bisa kok bikin sendiri dirumah dengan badget yang murah, hmmm..pasti berniat untuk mencoba kan?? :D
bikinnya gampang kok, bahan-bahannya juga mudah didapat, yuuuuk boleh di intip nih resep yg sudah saya coba bersama teman-teman sayaaaaaaa... 


Bahan
Terigu terigu 200 gr, gula pasir 200 gr, susu bubuk 20 gr, SP 1 sdm, vanilla essens 1sdm, telur 10 btr, mentega 150 gr (lelehkan), margarin 50 gr lelehkan, pewarna makanan (Merah, biru, kuning, ungu, hijau, dll)

Cover/Frosting
Cream Cheese 300 gr, mentega putih 100 gr, susu bubuk 1 sachet

Cara Membuat

·         Campur tepung, susu bubuk, vanilla essens, ayak.
·         Kocok telur, gula, dan SP hingga mengembang, lalu masukan tepung sedikit sedikit.
·         Masukkan mentega dan margarine cair.
·         Bagi adonan jadi 6, lalu warnai masing-masing dengan pewarna berbeda.
·         Panggang dalam oven suhu 175 derajat Celsius selama 20 menit.
·         Untuk frosting, kocok semua bahan.
·     Kemudian jika kue telah matang, dinginkan dahulu sebelum diberi frosting dan ditumpuk  sesuai selera warna yang Anda inginkan.
·       Rainbow cake sudah siap, bisa anda aplikasikan dengan berbagai toping biar lebih menarik :D



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA

Add caption

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA


BAB.14
INVESTASI DAN PENANAMAN MODAL

1.  Investasi
 Investasi adalah pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang (barang produksi). Investasi adalah suatu komponen dari PDB dengan rumus PDB = C + I + G + (X-M). Fungsi investasi pada aspek tersebut dibagi pada investasi non-residential (seperti pabrik dan mesin) dan investasi residential (rumah baru).

Peranan modal dalam meningkatkan PNB (Pendapatan Nasional Bruto) :
Peranan modal dalam meningkatkan PNB adalah kegiatan yang dilakukan penanam modal yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.
Penanaman modal berperan sebagai sarana investasi yang melibatkan seluruh potensi masyarakat, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri dengan cara berinvestasi/penanaman modal dalam negeri dan modal itu dapat berupa modal sendiri ataupun modal bersama.
Selain itu, penanaman modal juga berperan sebagai sarana untuk mengukur  pembangunan suatu Negara  dan juga pendapatan nasional bruto. Pendapatan nasional  dapat diartikan sebagai suatu angka atau nilai yang menggambarkan seluruh produksi, pengeluaran, ataupun pendapatan yang dihasilkan dari semua pelaku atau sektor ekonomi dari suatu Negara dalam kurun waktu tertentu.
Pendapatan nasional sering digunakan sebagai indikator ekonomi dalam hal menentukan laju tingkat perkembangan atau pertumbuhan perekonomian, mengukur keberhasilan suatu Negara dalam mencapai tujuan pembangunan ekonominya, serta membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, penanaman modal tersebut sangat berperan penting dalam meningkatkan PNB karena semakin besar investasi yang dilakukan di suatu Negara maka tingkat PNB Negara tersebut juga akan semakin baik yang menggambarkan semakin baik pula tingkat kesehatan ekonomi suatu negara.

2.  Penanaman Modal Dalam Negeri
Penanaman Modal Dalam negeri adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal dalam negeri dengan menggunakan modal dalam negeri.
Ketentuan mengenai Penanaman Modal diatur didalam undang-undang No. 25 Tahun 2005 tentang Penanaman Modal.
Penanam modal Negeri dapat dilakukan oleh perseorangan warga negara Negeri, Badan Usaha Negeri, dan/atau Pemerintah Negeri yang melakukan penanaman modal; di wilayah negara Republik Indonesia.

Perusahaan penanaman Modal negeri mendapatkan fasilitas dalam bentuk:
§  Pajak penghasilan melalui netto sampai tingkat tertentu terhadap jumlah penanaman modal yang dilakukan dalam waktu tertentu
§  Pembebasan atau keringanan bea masuk atas impor barang modal, mesin, atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri
§  Pembebasan atau keringanan bea masuk bahan baku dan bahan penolong untuk keperluan produksi untuk jangka waktu tertentu dan persyaratan tertentu.
§  Pembebesan atau penangguhan Pajak Pertambahan Nilai atas impor barang modal atau mesin atau peralatan untuk keperluan produksi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri selama jangka waktu tertentu

Kriteria Perusahaan Penanaman Modal Negeri yang mendapatkan fasilitas antara lain:
§  Menyerap banyak tenaga kerja
§  Termasuk skala prioritas tertinggi
§  Melakukan alih teknologi
§  Melakukan industri pionir
§  Menjaga kelestarian lingkungan hidup

Faktor-faktor yang mempengaruhi Penanaman Modal Dalam Negeri :
§  Potensi dan karakteristik suatu daerah
§  Budaya masyarakat
§  Pemanfaatan era otonomi daerah secara proposional
§  Peta politik daerah dan nasional
§  Kecermatan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan local dan peraturan daerah yang menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia bisnis dan investasi

Syarat-syarat Penanaman Modal Dalam Negeri :
v  Permodalan: menggunakan modal yang merupakan kekayaan masyarakat Indonesia (Ps 1:1 UU No. 6/1968) baik langsung maupun tidak langsung
v  Pelaku Investasi : Negara dan swasta
Pihak swasta dapat terdiri dari orang dan atau badan hukum yang didirikan berdasarkan hukum di Indonesia
v  Bidang usaha : semua bidang yang terbuka bagi swasta, yang dibina, dipelopori atau dirintis oleh pemerintah
v  Perizinan dan perpajakan : memenuhi perizinan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Antara lain : izin usaha, lokasi, pertanahan, perairan, eksplorasi, hak-hak khusus, dll
v  Batas waktu berusaha : merujuk kepada peraturan dan kebijakan masing-masing daerah
v  Tenaga kerja: wajib menggunakan tenaga ahli bangsa Indonesia, kecuali apabila jabatan-jabatan tertentu belum dapat diisi dengan tenaga bangsa Indonesia. Mematuhi ketentuan UU ketenagakerjaan (merupakan hak dari karyawan)


3.  Penanaman Modal Asing
Penanaman Modal Asing adalah kegiatan menanam modal untuk  melakukan usaha di wilayah Negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik yang menggunakan mdal asing sepenuhnya, maupun kerja sama sengan penanam modal dalam negeri. Penanam modal asing biasanya berasal dari pihak swasta sedangkan bantuan luar negeri dari pemerintah, badan Internasional, maupun dari pihak swasta. Penanaman modal asing ini diharapkan dapat mengurangi inflasi dan dapat mempercepat proses modernisasi di sektor-sektor yang menerima penanaman modal tersebut.

Penanaman modal asing dapat dibedakan berdasarkan sifatnya, antara lain :
a.   Penanam Modal Langsung (direct foreign investment)
Penanam modal yang dimaksud dapat memberikan sumbangan sumbangan yang sangat berharga pada pembangunan ekonomi. Dalam hal ini, penanam modal langsung tidak hanya menyediakan dana modal dari mata uang asing yang di butuhkan tetapi juga membawa tenaga managemen, keahlian keusahawan, keahlian teknik, dan pengetahuan mengenai pasar dan pemasaran dari barang yang akan mereka hasilkan.

b.   Penanaman Modal Portfolio (portfolio investmen)
Penanam modal portfolio merupakan penanam modal dalam bentuk pemilik surat-surat pinjaman jangka panjang dan saham-saham dari perusahaan yang terdapat di Negara berkembang. Peranan yang dilakukan oleh penanam modal portfolio ini hanya sebatas menyediakan modal yang di butuhkan dalam pengembangan perusahaan-perusahaan industry dan kegiatan modern lainnya.

c.    Pinjaman eksport (export credits)
Penanam modal yang ini beda dengan penanam modal langsung dan penanam modal portfolio. Penanam modal ini bersifat pinjaman atau pembelian barang. Pinjaman ini merupakan pinjaman jangka pendek yaitu memberikan kesempatan kepasa pengusaha atau pemerintah di Negara berkembang untuk membeli barang-barang modal berbentuk kredit yang harus di bayardalam jangka waktu yang sangat singkat yaitu 5 tahun.

Dalam hal ini, pinjaman eksport dapat memberikan keuntungan ataupun sumbangan yang cukup penting bagi suatu Negara. Modal jenis ini merupakan modal yang sangat mahal dikarenakan bunga yang tinggi serta nilai pinjaman yang disesuaikan dengan kenaikan harga-harganya, selain itu juga jangka pembayaran modal yang relatif singkat dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam neraca pembayaran bila dibandingkan dengan jenis penanaman modal yang lainnya.

  Di sisi lain, masuknya modal asing menimbulkan pro dan kontra dalam menanggapinya. Beberapa alasan yang bersifat ekonomi yang menentang masuknya Penanaman Modal Asing diantaranya adalah sebagai berikut :
a.   Sangat jarang perusahaan multinasional bersedia menanam kembali keuntungan yang diperoleh di Negara-negara berkembang.

b.   Dilihat dari kepentingan neraca pembayaran, perusahaan multinasional dapat menyebabkan berkurangnya penerimaan devisa Negara, baik melalui neraca berjalan maupun lewat neraca lalulintas modalnya.

c.    Meskipun perusahaan multinasional turut menyetorkan pajak kepada Negara, namun mereka juga sering mendapatkan keringanan pajak dari pemerintah, serta perlindungan-perlindungan lainnya.

d.   Tidak jarang tujuan transfer teknologi tidak dapat berjalan dengan lancer. Disamping kesempatan tenaga kerja pribumi yang masih sulit untuk menduduki posisi-posisi kuci dalam perusahaan


Sedangkan ada juga pendapat yang bersifat non-ekonomi diantaranya adalah :
a.   Perusahaan multinasional sering memiliki kedudukan sebagai perusahaan monopolis
b.   Perusahaan multinasional tidak jarang hanya memproduksi komoditi untuk kalangan  tertentu saja
c.    Perusahaan multinasional dapat mempertajam kesenjataan nasional
d.   Perusahaan multinasional dapat menggunakan kekuatan ekonomi untuk menekan pemerintah
e.   Perusahaan multinasional dapat menekan pajak local dengan ‘transfer pricing’

Terlepas dari pandangan-pandangan tersebut, Indonesia masih banyak membutuhkan uluran penanam modal asing tersebut. Beberapa alasan yang melatar belakangi masalah tersebut, antara lain :
a.   Kemampuan menabung masyarakat Indonesia yang belum sempurna, sehingga kebutuhan modal dalam negeri masih kurang
b.   Masih banyak sektor yang belum dapat dikelolah sendiri oleh tenaga maupun manajemen dalam negeri
c.    Belum efisiennya produksi untuk jenis-jenis komoditi tertentu, sehingga lebih menguntungkan jika diserahkan pengelolaannya pada investor asing
d.   Meskipun masih sedikit, kita dapat belajar dan mencoba proses transfer ‘kemampuan’ dari para perusahaan multinasional tersebut, disamping perusahaan tersebut banyak juga turut membantu pemerintah dalam membuka pusat usaha baru di tempat-tempat yang selama ini jauh dari kegiatan ekonomi.


SUMBER :


BAB.15  ( REVIEW)

BAB.16  ( UAS )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA


BAB.13
MASALAH POKOK PEREKONOMIAN INDONESIA

1.  Pengangguran

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah
dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

 Ciri Pengangguran di Indonesia :
(1.)  Jumlah penduduk yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang ada.
(2.)  Perkembangan inovasi teknologi informasi yang canggih menyebabkan penyerapan SDM.
(3.)  Persaingan era globalisasi yang ketat membutuhkan SDM yang berkualitas baik IQ maupun EQ dengan standar kerja yang berlaku.
(4.)  Malasnya calon pekerja masuk lapangan kerja yang ada karena memilih pekerjaan yang cocok sesuai minat dan besarnya gaji yang diharapkan.
(5.)  Gengsi yang tinggi terhadap pekerjaan yang ditawarkan.
(6.)  Takut menghadapi resiko kerja atau usaha, takut gagal.

2.  Inflasi

Inflasi adalah naiknya harga barang/bahan pokok secara menyuluruh dan merata sehingga membuat nialai mata uang menjadi rendah/ barang yang di dapat lebih sedikit.
Dampak inflasi   :
A. Turunnya pendapatan riil bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap.
B. Menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi indonesia menjadi terhambat.
C. Turunnya nilai tabungan masyarakat.
D. Turunnya kekayaan masyarakat yang berbentuk kas.

SUMBER :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS PEREKONOMIAN INDONESIA


BAB 11 DAN 12
KEBIJAKSANAAN PEMERINTAHAN

1.  Kebijaksanaan Selama
v  Periode 1966 – 1969
Kebijaksanaan perekonomian Indonesia selama periode 1966 – 1969 ini adalah pembersihan proses-proses kebijakan orde lama yang tidak efisien dan efektif terutama dari faham-faham komunisme.
Titik berat pada periode 1966-1969:
-       Penurunan tingkat inflasi
-       Proses produksi yang tidak efektif dan efisien
-       Penggunaan pendapatan yang lebih efektif dan efisien untuk menunjang proses pembangunan
Kebijakan perekonomian Indonesia selama periode 1966 – 1969
Rencana pembangunan nasional semesta berencana (PNSB) 1961-1969 ini disusun berlandasarkann “Manfesto Politik 1960” untuk meningkatkan kemakmuran rakyat dengan azas ekonomi terpimpin.
Faktor yang menghambat atau kelemahannya antara lain:
1)   Rencana ini tidak mengikuti kaidah-kaidah ekonomi yang lazim. Defisit anggaran yang terus meningkat yang mengakibatkan hyper inflasi.
2)   Kondisi ekonomi dan politik saat itu: dari dunia luar (Barat) Indonesia sudah terkucilkan karena sikapnya yang konfrontatif.
3)   Sementara di dalam negeri pemerintah selalu mendapat rongrongan dari golongan kekuatan politik “kontra-revolusi” (Muhammad Sadli, Kompas, 27 Juni 1966, Penyunting Redaksi Ekonomi Harian Kompas, 1982).
Beberapa kebijaksanaan ekonomi – keuangan:
1)   Dengan Keputusan Menteri Keuangan No. 1/M/61 tanggal 6 Januari 1961: Bank Indonesia dilarang menerbitkan laporan keuangan/ statistik keuangan, termasuk analisis dan perkembangan perekonomian Indonesia.
2)   Pada tanggal 28 Maret 1963 Presiden Soekarno memproklamirkan berlakunya Deklarasi Ekonomi dan pada tanggal 22 Mei 1963 pemerintah menetapkan berbagai peraturan negara di bidang perdagangan dan kepegawaian.
3)   Pokok perhatian diberikan pada aspek perbankan, namun nampaknya perhatian ini diberikan dalam rangka penguasaan wewenang mengelola moneter di tangan penguasa. Hal ini nampak dengan adanya dualisme dalam mengelola moneter. (Suroso, 1994).

v  Periode Pelita  I
Dilaksanakan pada 1 April 1969 hingga 31 Maret 1974 yang menjadi landasan awal pembangunan Orde Baru.
Tujuan Pelita I
Untuk meningkatkan taraf hidup rakyat dan sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi pembangunan dalam tahap berikutnya.
Sasaran Pelita I
Pangan, sandang,  perbaikan prasarana, perumahan rakyat, perluasan lapangan kerja, dan kesejahteraan rohani.
Titik Berat Pelita I
Pembangunan bidang pertanian sesuai dengan tujuan untuk mengejar keterbelakangan ekonomi melalui proses pembaharuan bidang pertanian, karena mayoritas penduduk Indonesia masih hidup dari hasil pertanian.
Menurut peraturan pemerintah no.16 tahun 1970 kebijakan pemerintah tentang perekonomian membicarakan tentang penyempurnaan tata niaga ekspor dan impor. Peraturan pemerintah pada bulan agustus 1971 membahas tentang devaluasi rupiah terhadap dollar amerika dengan memfokuskan pada beberapa sasaran, yakni kestabilan harga pokok, peningkatan nilai ekspor, kelancaran impor, penyebaran barang di dalam negeri.
Rencana pembangunan lima tahun yang pertama ini menitikberatkan pada sektor pertanian serta industri yang (langsung)  mendukung sektor pertanian (misalnya pabrik pupuk dan alat alat pertanian).


v  Periode Pelita II
Menitikberatkan pada sektor pertanian, dengan meningkatkan industri yang mengelola bahan mentah menjadi bahan baku (misal: karet, minyak, kayu, timah). Sasaran yang hendak di capai pada masa ini adalah pangan, sandang, perumahan, sarana dan prasarana, mensejahterakan rakyat, dan memperluas lapangan kerja. Fokus pembangunan ini di fokuskan pada pengkreditan untuk mendorong eksportir kecil dan menengah serta mendorong pengusaha kecil atau ekonomi menengah dengan kredit investasi kecil (KIK).
Adapun kebijakan fiskal yang dilakukan pemerintah dalam pelita II ini adalah dengan melakukan penghapusan pajak ekspor untuk mempertahankan daya saing di pasar dunia. Penggalakan PMA dan PMDN untuk mendorong investasi dalam negeri, yang menghasilakn cadangan devisa naik dari $ 1,8 milyar menjadi $ 2,58 milyar dan naiknya tabungan pemerintah dari Rp 255 milyar menjadi Rp 1.522 milyar pada periode pelita II tersebut. Sedangkan kebijakan moneter yang dilakukan pemerintah adalah meningkatkan hasil produksi nasional dan daya saing komoditi ekspor karena tingkat rata-rat inflasi 34%, resesi dan krisis dunia tahun 1979, serta penurunan bea masuk impor komoditi bahan dan peningkatan bea masuk komoditi impor lainnya.
Namun dengan adanya pelita II berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi rata-rata penduduk 7% setahun. Perbaikan dalam hal irigasi. Di bidang industri juga terjadi kenaikna produksi. Lalu banyak jalan dan jembatan yang di rehabilitasi dan di bangun.


v  Periode Pelita III
Pelita III lebih menekankan pada Trilogi Pembangunan yang bertujuan terciptanya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Arah dan kebijaksanaan ekonominya adalah pembangunan pada segala bidang. Pelita III ini menitikberatkan pada sektor pertanian menuju swasembada pangan, serta menignkatkan industri yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Pedoman pembangunan nasionalnya adalah Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan. Inti dari kedua pedoman tersebut adalah kesejahteraan bagi semua lapisan masyarakat dalam suasana politik dan ekonomi yang stabil.
Isi Trilogi Pembagunan adalah sebagai berikut:
§  Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya menuju kepada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
§  Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
§  Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.


v  Periode Pelita IV
Menitikberatkan pada sektor pertanian untuk melanjutkan usaha menuju swasembada pangan, serta meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin-mesin industri sendiri, baik industri berat maupun  industri ringan. Hasil yang dicapai pada Pelita IV antara lain swasembada pangan. Pada tahun 1984 Indonesia berhasil memproduksi beras sebanyak 25,8 ton. Hasil-nya Indonesia berhasil swasembada beras. kesuksesan ini mendapatkan penghargaan dari FAO(Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia) pada tahun 1985. hal ini merupakan prestasi besar bagi Indonesia. Selain swasembada pangan, pada Pelita IV juga dilakukan Program KB dan Rumah untuk keluarga.
Adapun contoh dari kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam pelita IV ini adalah sebagai berikut:

Kebijakan Inpres No. 5 tahun 1985, yakni meningkatkan ekspor non migas dan pengurangan biaya tinggi dengan :
a)      Pemberantasan pungli
b)      Mempermudah prosedur kepabeanan
c)      Menghapus dan memberantas biaya siluman

Paket Kebijakan 6 Mei (PAKEM): mendorong sektor swasta dibidang ekspor dan penanaman modal.
Paket Devaluasi 1986 : karena jatuhnya harga minyak dunia yang didukung dengan kebijakan pinjaman luar negeri.
Paket Kebijakan 25 Oktober 1986 : deregulasi bidang perdagangan, moneter, dan penanaman modal dengan cara :
a)      Penurunan bea masuk impor untuk komoditi bahan penolong dan bahan baku
b)      Proteksi produksi yang lebih efisien
c)      Kebijakan penanaman modal

Paket Kebijakan 15 Januari 1987, yakni peningkatan efisiensi, inovasi, dan produktivitas beberapa sektor industri (menengah ke atas) guna meningkatkan ekspor non migas, adapun langkah-langkahnya:
§  Penyempurnaan dan penyederhanaan ketentuan impor
§  Pembebasan dan keringanan bea masuk
§  Penyempurnaan klasifikasi barang
Paket Kebijakan 24 Desember 1987 (PAKDES) adalah restrukturisasi bidang ekonomi dalam rangka memperlancar perijinan (deregulasi).
Paket 27 Oktober 1988 : kebijakan deregulasi untuk menggairahkan pasar modal dan menghimpun dana masyarakat untuk biaya pembangunan.
Paket Kebijakan 21 November 1988 (PAKNOV) yakni deregulasi dan debirokratisasi bidang perdagangan dan hubungan laut.
Paket Kebijakan 20 Desember 1988 (PAKDES), yakni kebijakan dibidang keuangan dengan memberikan keleluasaan bagi pasar modal dan perangkatnya untuk melakukan aktivitas yang lebih produktif, juga berisi mengenai deregulasi dalam hal pendirian perusahaan asuransi


v  Periode Pelita V
Menitikberatkan sektor pertanian dan industri untuk menetapkan swasembada pangan dan meningkatkan produksi hasil pertanian lainnya; dan sektor industri khususnya industri yang menghasilkan barang ekspor, industri yang banyak menyerap tenaga kerja, industri pengolahan hasil pertanian, serta industri yang dapat mengahsilkan mesin mesin industri.
Pelita V adalah akhir dari pola pembangunan jangka panjang tahap pertama. Lalu dilanjutkan pembangunan jangka panjang ke dua, yaitu dengan mengadakan Pelita VI yang di harapkan akan mulai memasuki proses tinggal landas Indonesia untuk memacu pembangunan dengan kekuatan sendiri demi menuju terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila.
Pengarahan pada pengawasan, pengendalian dan upaya produktif untuk mempersiapkan proses tinggal landas menuju Rencana Pembangunan Jangka Panjang Tahap II, yakni kebijakan moneter dan kebijakan fiskal.
Adapun kebijakan moneter dan kebijakan fiskal di sektor dalam negeri:
1) Kebijakan Moneter
Sekumpulan tindakan pemerintah di dalam mengatur perekonomian melalui tingkat bunga.
a) Kebijakan Moneter Kuantitatif
Mengatur  tingkat bunga melalui operasi pasar terbuka melaui SBI, merubah tingkat bunga diskonto, merubah presentase cadangan minimal yang harus dipenuhi oleh setiap bank umum
b) Kebijakan Moneter Kualitatif
Mengatur dan menghimbau pihak bank umum /lembaga keuangan lainnya baik manajemen maupun produk yang ditawarkan untukmendukung kebijakan moneter kuanitatif bank Indonesia


2.  Kebijaksanaan Moneter
Kebijakan moneter adalah proses mengatur persediaan uang sebuah negara untuk mencapai tujuan tertentu; seperti menahan inflasi, mencapai pekerja penuh atau lebih sejahtera. Kebijakan moneter dapat melibatkan mengeset standar bunga pinjaman, "margin requirement", kapitalisasi untuk bank atau bahkan bertindak sebagai peminjam usaha terakhir atau melalui persetujuan melalui negosiasi dengan pemerintah lain.Kebijakan moneter dapat digolongkan menjadi dua, yaitu :
1. Kebijakan Moneter Ekspansif / Monetary Expansive Policy adalah suatu kebijakan dalam rangka menambah jumlah uang yang edar
2. Kebijakan Moneter Kontraktif / Monetary Contractive Policy adalah suatu kebijakan dalam rangka mengurangi jumlah uang yang edar. Disebut juga dengan kebijakan uang ketat (tight money policu)

Kebijakan moneter dapat dilakukan dengan menjalankan instrumen kebijakan moneter, yaitu antara lain : 
1. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Operation) Operasi pasar terbuka adalah cara mengendalikan uang yang beredar dengan menjual atau membeli surat berharga pemerintah (government securities). Jika ingin menambah jumlah uang beredar, pemerintah akan membeli surat berharga pemerintah. 
2. Fasilitas Diskonto (Discount Rate) Fasilitas diskonto adalah pengaturan jumlah duit yang beredar dengan memainkan tingkat bunga bank sentral pada bank umum. Bank umum kadang-kadang mengalami kekurangan uang sehingga harus meminjam ke bank sentral. 
3. Rasio Cadangan Wajib (Reserve Requirement Ratio) Rasio cadangan wajib adalah mengatur jumlah uang yang beredar dengan memainkan jumlah dana cadangan perbankan yang harus disimpan pada pemerintah. 
4. Himbauan Moral (Moral Persuasion) Himbauan moral adalah kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar dengan jalan memberi imbauan kepada pelaku ekonomi.


3.  Kebijaksanaan Fiskal
Kebijakan Fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan kondisi perekonomian untuk menjadi lebih baik dengan jalan mengubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan ini mirip dengan kebijakan moneter untuk mengatur jumlah uang beredar, namun kebijakan fiskal lebih mekankan pada pengaturan pendapatan dan belanja pemerintah. Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika mengubah tarif pajak yang berlaku akan berpengaruh pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industri akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industri secara umum.
Kebijakan Anggaran / Politik Anggaran :
1. Anggaran Defisit (Defisit Budget) / Kebijakan Fiskal Ekspansif adalah anggaran defisit adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar dari pemasukan negara guna memberi stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keaadaan ekonomi sedang resesif.
2. Anggaran Surplus (Surplus Budget) / Kebijakan Fiskal Kontraktif adalah anggaran surplus adalah kebijakan pemerintah untuk membuat pemasukannya lebih besar daripada pengeluarannya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansi yang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan permintaan.
3. Anggaran Berimbang (Balanced Budget) adalah anggaran berimbang terjadi ketika pemerintah menetapkan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.


4.  Kebijaksanaan Fiskal dan Moneter di Sektor Luar Negeri
Kebijakan fiskal dan moneter di sektor luar negeri, kedua kebijaksanaan ini memiliki istilah kebijaksanaan menekan dan memindah pengeluaran.
> Kebijaksanaan Menekan Pengeluaran adalah Kebijaksanaan yang dilakukan dengan cara mengurangi tingkat konsumsi/pengeluaran yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi di Indonesia. Cara-cara yang ditempuh adalah :
a. Menaikkan pajak pendapatan.
b. Mengurangi pengeluaran pemerintah.
> Kebijaksanaan Memindah Pengeluaran dalam kebijaksanaan menekan pengeluaran, pengeluaran para pelaku ekonomi diusahakan berkurang, maka dalam kebijaksanaan ini pengeluaran mereka tidak berkurang, hanya dipindah dan digeser pada bidang yang tidak terlalu beresiko memperburuk perekonomian. 
Secara paksa kebijakan ini ditempuh dengan cara :
1. Menekan tarif atau quota.
2. Mengawasi pemakaian valuta asing.
jika kebijaksanaan dilakukan secara rangsangan dapat ditempuh dengan cara :
1. Menciptakan rangsangan-rangsangan ekspor.
2. Menstabilkan upah dan harga di dalam negeri.
3. Melakukan Devaluasi, devaluasi adalah suatu tindakan pemerintah dengan menaikkan nilai tukar mata uang Rupiah dan Dolar, devaluasi juga menyebabkan semakin banyak rupiah yang harus dikorbankan untuk mendapatkan satu unit dolar.


SUMBER :


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS